Monday, September 10, 2012

Asing

Asing, tidak asing
Tidak asing,asing

Asing tidak terasing
Yang bukan asing kita mengasingkan
Inilah lumrah yang asing
Buat yang tidak asing terasing

Asing, tidak asing
Tidak asing, asing

Mata manusia asing
Melihat yang bukan asing, asing
Perkara asing ini tersebar di daerah yang asing
Meliputi manusia asing yang tidak terasing


zuhair irfan

Friday, June 1, 2012

Hakikat Kini


Dunia sedang berubah
Walaupun perlahan hakikatnya berjalan
Mengubah adat kebiasaan


Dunia sedang berubah
Apakah ia berubah kerna kemahuan sendiri?
Atau berubah kerna pacuan penghuni?


Dunia sedang berubah
Adakah kita masih bermimpi?
Atau masih tidak menyedari?


zuhair irfan

Thursday, April 19, 2012

Sehari

Dari sehari ke sehari masa silih berganti
Meneruskan perjalanan tanpa mengetahui titik mati
Sekali memasuki daerah duri
Cukup untuk melupakan ribuan perjalanan menelusuri mentari
Ibarat tertusuk mawar berduri
Melupakan keindahan mawar kerna tajamnya duri
Tanpa melihat mutu sebenar
Untuk apa ia di ciptakan


zuhair irfan

Wednesday, March 7, 2012

Putaran Waktu

Waktu
berputar dan terus berputar
tanpa henti dan tanpa jemu
berputar dan terus berputar
meninggalkan manusia tanpa pernah ditinggalkan


Waktu
berputar dan terus berputar
bersama pengalaman dan kenangan
berputar dan terus berputar
menelan semalam merubah zaman


zuhair irfan

Saturday, February 4, 2012

Rasullulah

dirimu satu tiada duanya,
berjalan memakmurkan muka bumi,
tiada tempat yang kau lalui melainka rahmat keatasnya mencurah,


katamu kau mencintai kami,
kau dan kami adalah saudara,
tapi kami ramai yang leka


zuhair irfan

Sunday, October 16, 2011

???


masa depan suatu misteri
khayalan untuknya satu fantasi
kesukaran yang nyata terus di ketepi
dalam keindahan mencipta mimpi

apa akan jadi selepas ini
persoalan yang sering menghantui
persoalan nyata untuk sebuah mimpi

zuhair irfan

Sunday, April 3, 2011

Sejati Dalam Fantasi

Benarkah pendapat ku ini,
Teman sejati hanya imaginasi,
Wujud dalam dunia fantasi,
Indah bersama sehari-hari,
Janji untuk sehidup semati.
Untuk di sakiti engkau sanggupi,
Untuk teman sehidup semati,
Datang bahaya menghampiri,
Engkau tetap disisi.

Pabila bulan silih berganti,
Teman sejati mula menyepi,
Mengatakan diri tidak serasi,
Di biarkan engkau terkapai sendiri.

zuhair irfan